Langsung ke konten utama

Apa Itu Isra Wal Mi'raj

Hari ini adalah yang istimewa bagi umat muslim & muslimah di seluruh dunia tepat pada tanggal 27 Rajab di mulainya perjalanan Nabi Muhammad Saw. Menembus langit sampai pada lapis atau tingkatan ke -7 dan bertemu kepada Tuannya sang Pemilik Alam Semesta untuk mendapatkan perintah yang paling penting dan di rasa mampu untuk umat Rasulullah di dunia dalam perjalan beliau Nabi Muhammad Saw. Tentulah tidak lancar begitu saja ada saja yang membuat Rasulullah naik serta turun kembali sampai mendapat intisari dari perjalanan Isra' Wal Mi'raj yaitu "Sholat". Jika kita merasionalkan Isra' Wal Mi'raj tentulah kita bukan pada level tingkatan itu bahkan tidak bisa kita rasionalkan. Manusia mana yang bisa menembus langit ke - 7 pada zaman itu, yang teknologi pada waktu itu belum secanggih sekarang, dan kenapa beliau nabi Muhammad Saw bisa menembus langit ke -7. Itu menjadi rahasia Allah dan Rasulullah karna Rasulullah adalah kekasih Allah manusia pilihan, manusia mulia, manusia yang seperti bukan manusia (Burdatul Muhktar).


Isra' Wal Mi'raj bagi umat muslim dan muslimah di Indonesia termasuk bagian dari pada salah satu Perayaan Hari Besar Islam (PHBI). Hampir di seluruh daerah di Indonesia untuk memperingati Perayaan Hari Besar Islam di Indonesia diadakannya tasyakuran dalam rangka mengambil pelajaran atau mengulas kembali sejarah perjalanan nabi dalam ketentuan perayaan tersebut. Dengan penuh rasa syukur dan gembira Masjid & Mushola menjadi ramai pada waktu perayaan tersebut. Efuria dalam sekejap hilang begitu saja ketika esoknya sampai kita lupa apa yang menjadi pelajaran dalam Isra' Wal Mi'raj yaitu "Sholat".


Jika kita ulas kembali Sholat itu apa ? Sholat untuk siapa ? Bagaimana cara melakukan sholat dengan benar ? Kapan waktu sholat dan kapan di larang sholat ? Apakah dengan sholat kita pasti masuk surga ? Dan seterusnya.


Itulah pertanyaan yang menjadi dasar untuk kita melakukan sholat dalam mengambil intisari perjalanan nabi Muhammad Saw, tidak hanya karna ikut-ikutan sholat, karna kita beragama bukan agama ikut-ikutan saja.


~Wallahu'alam bishowab~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miskin itu Musibah Atau Anugrah

Kemiskinan adalah salah satu masalah sosial yang  disebabkan oleh faktor ekonomi. Dengan tingginya garis kemiskinan yang berada di Indonesia menunjukkan Indonesia masih menjadi negara berkembang. Pemerintah masih berupaya untuk melepaskan belenggu kemiskinan dengan berbagai cara apapun. Akan tetapi pada kenyataannya masih tidak dapat mengentaskan kemiskinan itu sendiri. Kategori miskin menurut artikel jurnal Penyelenggaraan Pengukuran Kemiskinan di Badan Pusat Statistik (2018) karya Ahmadriswan Nasution adalah ketidakmampuan untuk memenuhi standar minimum kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan makanan maupun non-makanan. Ya, sebut saja seseorang yang tidak mampu mencukupi kebutuhan primer mereka. kita sebut dalam bahasa yang sudah menjadi trend pemerintahan adalah orang yang tidak mampu, sehingga mereka mendapatkan kompensasi dari pemerintah akibat ketidakmampuan mereka. Dalam pandangan Islam sendiri orang yang tidak mampu dibagi menjadi 2 kategori yaitu Faqir dan Miskin. Faqir ...

UP TREND & DOWNTREND

Apa yang menjadi Up trend & Down trend ? Yah, semenjak memasuki era covid-19 ekonomi masyarakat Indonesia mulai melemah dan bisa dianggap lemah dibuktikan dengan daya beli masyarakat yang mulai menurun. adapun dalam analisa saya hanya mengulas pada 3 faktor yang menjadi trend melemahnya daya beli masyarakat yang ke 1.Kebijakan pemerintah Lockdown. Lockdown sendiri dari segi bahasa merupakan karantina wilayah adapun secara istilah adalah penerapan karantina terhadap suatu daerah atau wilayah tertentu dalam rangka mencegah perpindahan orang, baik masuk maupun keluar wilayah tersebut, untuk tujuan tertentu yang mendesak (Wikipedia). Sebuah kebijakan yang mempunyai impact besar terhadap ekonomi masyarakat pada wilayah yang mendapat kebijakan lockdown. masyarakat yang belum siap dalam keadaan ekonominya menerima kebijakan pemerintah akan collaps ( jatuh ) dalam ekonomi. 2. Fobia Masyarakat. Kata phobia dalam bahasa kedokteran adalah suatu penyakit gangguan kecemasan. Ada...